Kamis, 05 Maret 2020

Hal-hal yang HARUS kamu ketahui tentang Kesehatan Mental!

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh

Apa kabar semuanya?


Kembali lagi di blog kece ini. Nah, kali ini kita akan bahas tentang Kesehatan Mental nih teman-teman. Tanpa berlama-lama, let's check this out!




Menurut WHO (World Health Organization). Kesehatan adalah suatu keadaan fisik, mental, dan sosial kesejahteraan dan bukan hanya tidak adanya penyakit atau kelemahan. 

Dari pengertian tersebut, WHO juga memasukkan keadaan metal dalam ruang lingkup kesehatan. Dengan itu, WHO menegaskan bahwa kesehatan mental patut diperhatikan.

Menurut WHO, kesehatan mental merupakan kondisi dari kesejahteraan yang disadari individu, yang di dalamnya terdapat kemampuan-kemampuan untuk mengelola stres kehidupan yang wajar, untuk bekerja secara produktif dan menghasilkan, serta berperan serta di komunitasnya.

Kesehatan mental yang baik ditandai dengan:

  • Kemampuan individu mengetahui potensinya dan memaksimalkan potensi tersebut
  • Kemampuan individu mengatasi situasi menekan yang dihadapinya
  • Kemampuan individu untuk bekerja secara produktif dan bermanfaat di tempat kerja, keluarga, komunitas, dan di antara teman
Berikut ini adalah tanda-tanda ketika seseorang memiliki risiko terhadap gangguan kesehatan mental:
1. Menunjukkan perubahan kepribadian
Hal ini terjadi ketika kamu tidak lagi merasa seperti dirimu sendiri, atau ketika orang lain melihatmu bertingkah seperti orang lain yang benar-benar berbeda.
2. Mengalami kecemasan, amarah, dan perubahan suasana hati 
Sebenarnya kondisi ini wajar dan umum dialami banyak orang, namun perlu diwaspadai jika kamu terus-menerus mengalaminya tanpa alasan yang jelas.
3. Menarik diri atau mengasingkan diri dari lingkungan sosial
Kalau kamu tiba-tiba jadi sering menutup diri atau terlalu banyak menghabiskan waktu sendiri tanpa adanya interaksi sosial, kamu perlu waspada. Karena hal ini dapat menandakan adanya masalah emosional dalam dirimu yang berisiko mengganggu kesehatan mental.
4. Melakukan hal-hal berbahaya dan hilangnya kemampuan mengurus diri
Umumnya, orang yang memiliki masalah kesehatan mental tidak mampu untuk memerhatikan dirinya sendiri. Misalnya, jadi tidak peduli penampilan, tidak mau membersihkan diri atau mandi, tidak mau makan atau justru makan secara berlebihan, mabuk-mabukan, kebut-kebutan, menggunakan narkoba, bahkan berupaya bunuh diri.
5. Merasa putus asa atau kewalahan dalam keseharian
Kamu juga perlu waspada terhadap gangguan kesehatan mental bila mengalami kehilangan motivasi dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Terlebih jika kondisi ini disertai dengan rasa putus asa atau kesia-siaan.
Jika kamu, teman, keluarga, maupun kerabatmu mengalami tanda-tanda di atas, segeralah lakukan sesuatu untuk menanganinya, jangan membiarkannya hingga berlarut-larut.


Cara praktis yang bisa dilakukan untuk tetap menjaga kesehatan mental kita:
1. Menerima dan menghargai diri sendiri
Setiap individu itu berbeda dan unik, namun satu hal yang sama adalah tidak ada individu yang sempurna. Hargai diri kita sendiri. Kenali dan terima kelemahan yang kita miliki, namun fokuslah pada hal-hal yang menjadi kelebihan kita. Bersikaplah lebih realistis terhadap hal-hal yang masih ingin kita ubah dalam diri kita. Jika hal tersebut dapat diubah, cobalah untuk mengubahnya secara perlahan. 

2. Menjaga hubungan baik
Tidak perlu berjuang sendirian saat kita menghadapi suatu masalah. Hubungan keluarga dan teman yang baik dapat membantu mengatasi tekanan dalam hidup karena dapat memberikan masukan serta membuat kita merasa diperhatikan. Tetaplah menjaga hubungan baik dengan selalu bertukar kabar lewat telepon, bertemu, dan saling bercerita.

3. Aktif berkegiatan
Aktiflah bertemu dengan banyak orang dan tergabung dalam kegiatan baru  di lingkungan. Masuklah dalam komunitas, atur pertemuan dengan teman-teman, atau ikuti kursus yang dapat membantu kita untuk merasa lebih baik. Ikut kegiatan yang bertujuan membantu orang lain juga dapat membuat kita merasa dibutuhkan dan menjadi semakin berharga. Hal ini membuat kepercayaan diri semakin meningkat. Aktivitas seperti ini juga membantu kita melihat dunia dari pandangan yang berbeda sehingga membantu melihat masalah dari sudut pandang yang lain. 

4. Bercerita kepada orang lain
Bercerita mengenai perasaan yang dirasakan bukan menandakan bahwa kita lemah, tetapi merupakan bagian dari usaha kita untuk menjaga kesehatan mental. Didengarkan oleh orang lain membuat kita merasa didukung dan tidak sendirian. Mungkin awalnya sulit, namun jika terus dilakukan maka akan terbiasa. Oleh karena itu, carilah orang yang anda bisa ajak berbicara dengan santai dan kemukakan apa yang ada di kepala anda.

5. Aktif bergerak
Temukan olahraga yang kita sukai dan mulai lakukan. Latihan pada badan dipercaya dapat mengeluarkan senyawa kimiawi di dalam otak yang membuat kita merasa lebih baik. Oleh karena itu, olah raga teratur dapat membuat kita merasa lebih positif, membantu konsentrasi, tidur, serta membuat kita merasa dan terlihat lebih baik. Bergerak tidak harus dengan olahraga, namun dapat dilakukan melalui kegiatan lain seperti berjalan di taman, berkebun, atau melakukan pekerjaan rumah tangga. Lakukan selama minimal 30 menit, 3 – 5 kali seminggu.

6. Lakukan kegiatan yang dikuasai
Melakukan aktivitas yang kita sukai dan minati dapat membantu mengatasi tekanan. Aktivitas yang disukai adalah aktivitas yang kita kuasai dan dapat membantu kita semakin percaya diri serta mengatasi emosi yang kita rasakan. Berkebun, memasak, melukis, bermain musik, berolah raga merupakan contoh aktivitas yang dapat membantu kita mengekspresikan diri. Cari aktivitas yang dapat membantu anda. 

7. Istirahat
Jika terlalu banyak kegiatan ternyata membuat kita tertekan, maka carilah waktu untuk istirahat dan santai. Dengarkan tubuh kita sendiri. Jika tubuh sangat lelah, berikan waktu untuk tidur. Selain itu lakukan kegiatan seperti mendengarkan musik, membaca, menonton film, atau mencoba kegiatan baru yang menyenangkan. Anda juga juga dapat melakukan pengaturan pernapasan, yoga, atau meditasi. Menggunakan waktu 10 menit untuk istirahat dalam satu hari yang sibuk akan membantu kita mengatasi tekanan dengan lebih baik. 

8. Konsumsi makanan dan minuman sehat
Otak kita membutuhkan nutrisi agar tetap sehat dan berfungsi dengan baik, seperti organ yang ada di dalam tubuh kita. Melakukan diet yang seimbang dapat membantu kesehatan mental kita karena dapat membantu cara berpikir dan cara kita merasakan sesuatu. Cobalah untuk mengkonsumsi 5 porsi buah-buahan dan sayuran setiap hari serta minum air putih. Minimalisir konsumsi minuman berkafein, berkadar gula tinggi, dan alkohol. Hindari makan, minum alkohol, merokok, dan menggunakan obat-obat terlarang untuk menyelesaikan masalah atau mengatasi perasaan tidak menyenangkan yang kita alami. Hal seperti itu tidak akan menyelesaikan masalah, justru sebaliknya akan menciptakan masalah baru.  

9. Minta bantuan 
Terkadang kita merasa lelah atau kewalahan saat sesuatu yang buruk terjadi. Saat masalah sudah mulai berlebihan dan anda merasa tidak dapat mengatasi, mintalah bantuan. Keluarga dan teman merupakan lingkungan terdekat yang dapat mendengarkan masalah anda. Selain itu anda juga dapat berdoa atau sembahyang. Jika anda mengalami masalah fisik, pergilah ke dokter. Begitu juga jika anda merasa memiliki masalah psikologis, anda dapat berkonsultasi pada psikolog, psikiater, pemuka agama. Jangan malu untuk meminta pertolongan para ahli demi kesehatan mental yang baik. Setiap orang memerlukan bantuan dari waktu ke waktu dan tidak ada yang salah dari meminta bantuan. Kenyataannya, meminta bantuan merupakan tanda adanya kekuatan personal. 


Sumber :

0 komentar:

Posting Komentar